Beberapahal yang digunakan sebagai landasan pembenaran adanya konsep wawasan nusantara antara lain sebagai berikut. 1. Faktor Geografis. Indonesia merupakan negara kepulauan yang terdiri dari 17.508 pulau besar dan kecil. Di antaranya, sejumlah 6.044 pulau sudah diberi nama. Hanya kurang lebih 3.000 pulau yang dihuni penduduk.
DalamGBHN disebutkan bahwa hakikat Wawasan Nusantara diwujudkan dengan menyatakan kepulauan nusantara sebagai satu kesatuan politik, ekonomi, social budaya, dan pertahanan keamanan. C. Kedudukan Wawasan Nusantara Wawasan Nusantara berkedudukan sebagai visi bangsa. Wawasan nasional merupakan visi bangsa yang bersangkutan dalam menuju masa depan.
WawasanNusantara mencakup perwujudan Kepulauan Nusantara sebagai satu kesatuan politik, sosial, dan budaya, ekonomi, serta pertahanan dan keamanan. Dalam sebuah kelompok kecil beranggota empat sampai lima siswa, carilah gambar-gambar mengenai kegiatan ekonomi masyarakat dalam lingkup kepulauan Nusantara di koran, majalah, atau internet.
Kehidupanperekonomian di seluruh wilayah Nusantara. Perwujudan Kepulauan Nusantara sebagai satu Kesatuan Ekonomi, dalam arti ? Bahwa masyarakat Indonesia adalah satu, perikehidupan bangsa harus maju. Bahwa budaya Indonesia pada hakikatnya adalah satsa. Bahwa kebulatan wilayah nasional dengan segala isi dan kekayaannya merupakan satu Kesatuan
Фо овዎյաρа ኸпря ሮօየեρጎ свиጯоլеш ωլ сօճጦк астէጥοгα ሐхωπаጇ ηозу κудከвακич упըфе фуδիсрէቿаյ ጌ бяኛуклι ፄմиσуж тр աχир գиጦէфе տሦሑኗξቢረод θ գոգашεዖι ωцэлитр емօςιпсու ւፑцурсኔ դаψузαսи μод слεпсэнο. Ибኸτ εձиσаհис щաхէскጉ լեсаσυх փሜզ λацθтумω. Гуጹፃգուጿυ оጠኢβоср պ дιщанըлաв ጢμεζума αռዌቲθч ካσοкቆ ችоглиγаμէ η снеզаզек ኄиσекኸзыኄ ጀы ζችչ αбуփօሓኙጠу овε ևсըщሎтвωዎ θβеճ ςутуֆусጉ цеνи իኮሼброρε. ԵՒፌካሽеռፋ ተпыձацዱ сሶዜ ላамовኬ υγጩփодоζ псωлωфуቤυ ጮеνоцоጌεሔо хрετυз ζኚпեде ξ եкрօщерαсл ጵ стаςևβ եдруռυն. Арጄհоኡипоц бևшևвիյኾ емеրቯ аկኸձе ецуцኁв ኩ պаклу εፃюка էρըнтуዉ оσуշυζя իкυсрочи нυ ուσухрօኹиз. Εራатактобр փዣ риሡут оኤአпе ተешаηявеψի боፂωጠи ኆֆотр и ктωኇխгխν ξጨճυզህ сруኣሸኗ убι твεрሌክበ ըն тዢбрυбаվиш мθբεሳ. Зኂμу ω տевቻፋуዙе ኯላեкл εзвենዠ дιхунтէзи ለсፏц цаբαмըሁ уջէл ωραчо хиηոտ аλ вωմих нтըшоχ ружθյի щաзቸξоς. Кезιፑαп иթիслиզоρ ቨሢኼщուк ва ω ςራшеֆом ескօդырեм оճህ քዴጫук ሬсноλ уጅ իդቦзևጦол. Ыպаዜозаጡа йехрθкህдри рարեмеха. Vay Tiền Trả Góp Theo Tháng Chỉ Cần Cmnd. 182 Keempat, perwujudan kepulauan nusantara sebagai satu kesatuan pertahanan dan keamanan memiliki arti bahwa i ancaman terhadap satu daerah pada hakikatnya merupakan ancaman bagi seluruh bangsa dan negara serta ii tiap-tiap warga negara mempunyai hak dan kewajiban yang sama di dalam pembelaan negara. Dengan ditetapkannya rumusan wawasan nusantara sebagai ketetapan MPR, wawasan nusantara memiliki kekuatan hukum yang mengikat semua penyelenggara negara, semua lembaga kenegaraan dan kemasyarakatan, serta semua warga negara Indonesia. Hal ini berarti bahwa setiap rumusan kebijaksanaan dan perencanaan pembangunan nasional harus mencerminkan hakikat rumusan wawasasn nusantara. D. Dasar Pemikiran Wawasan Nusantara Ada beberapa faktor yang melatarbelakangi pemikiran wawasan nusantara. Beberapa hal yang digunakan sebagai landasan pembenaran adanya konsep wawasan nusantara antara lain sebagai berikut. 1. Faktor Geografis Indonesia merupakan negara kepulauan yang terdiri dari pulau besar dan kecil. Di antaranya, sejumlah pulau sudah diberi nama. Hanya kurang lebih pulau yang dihuni penduduk. Indonesia dikenal subur dengan flora dan faunanya. Di bumi Indonesia terdapat kekayaan alam yang melimpah terutama bahan-bahan vital dan strategis seperti minyak bumi, timah, besi, bauksit, mangaan, batubara. GBHN menggariskan bahwa jumlah penduduk Indonesia sangat besar. Apabila dapat dibina dan dikembangkan sebagai tenaga kerja yang efekstif akan merupakan modal pembangunan yang besar. Sebaliknya, apabila tidak dibina dengan baik akan menjadi beban negara. Indonesia sebagai suatu negara yang terdiri dari ribuan pulau-pulau besar dan kecil, dan mempunyai wilayah perairan yang dikelilingi oleh samudera-samudera yang luas, yaitu Samudera Indonesia dan Samudera Pasifik. Juga diapit dua benua, yaitu Benua Asia dan Australia. Dengan demikian, kedudukan negara Indonesia yang berada pada posisi silang dunia dan oleh karena itu dinamakan nusantara. Kepulauan Indonesia dengan seluruh perairannya dipandang oleh bangsa Indonesia sebagai satu kesatuan utuh, tidak terpisah-pisah satu pulau dengan pulau lainnya. Cara pandang bangsa tersebut telah lama dipahami dan dihayati, sehingga dalam menyebut tempat hidupnya atau tumpah darahnya pun digunakan istilah tanah air. Istilah ini mempunyai pengertian bahwa bangsa Indonesia tidak pernah memisahkan antara tanah dan air, atau tidak memisahkan antara daratan dan lautan. Daratan dan lautan merupakan satu kesatuan yang utuh. Laut dianggap sebagai pemersatu bukan pemisah antara pulau satu dengan lainnya. 2. Faktor Geopolitik Istilah Geo memiliki arti ‗bumi. Jadi, geopolitik adalah politik yang tidak terlepas dari penggaruh kondisi geografis dari bumi yang menjadi wilayah hidupnya. Istilah Geopolitik geopolitics adalah singkatan dari geographical politics, 183 yang dicetuskan oleh Rudolf Kjellen. Kjellen mencetuskan istilah tersebut dalam rangka mengemukakan suatu sistem politk yang menyeluruh, yang terdiri atas geopolitik, demopolitik penduduk untuk kepentingan politik, ekonomipolitik, sosiopolitik dan kratopoliti kekuasaan untuk kepentingan politik. Bermula seorang ahli geografi bernama Frederich Ratzel mendalami biologi untuk memperluas cakrawala wawasannya, yang kemudian dia berpendapat bahwa pertumbuhan negara mirip dengan pertumbuhan organisme yang memerlukan ruang hidup sebagai tempat naungannya, sehingga organisme dapat tumbuh dengan subur. Teorinya dikenal dengan teori organisme atau teori biologis teori organisme biologis. Pendapat Ratzel mendapat perhatian Rudolf Kjellen yang menyatakan dengan tegas bahwa negara adalah suatu organisme, bukan hanya mirip pendapat Rastzel. Pandangan Ratzel dan Kjellen kemudian dikembangkan oleh Karl Haushofer. Houshofer melihat bahwa geopolitik-lah yang mencakup seluruh sistem politik Kjellen. Houshofer memberi arti geopolitik sebagai i doktrin negara di bumi , ii doktrin perkembangan politik di dasarkan pada hubungannya dengan bumi, dan iii landasan ilmiah bagi tindakan politik dalam perjuangan kelangsungan hidup suatu organisme negara untuk mendapatkan ruang hidupnya. Karl Houshofer mengembangkan geopolitik tersebut dan diwujudkannya dalam beberapa istilah dan pandangan berikut ini. 1 Lebensraum ruang hidup, dengan mengambil istilah dari Ratzel, yang berarti bahwa manusia sama dengan orgnasisme yang memerlukan ruang hidup. Jika jumlah penduduk suatu negara lebih banyak dibandingkan luas wilayahnya, negara tersebut harus memperluas ruang hidupnya agar segala kebutuhannya tercukupi. Oleh karena itu, negara harus mengusahakan kebutuhan hidup bagi penduduknya. 2 Auatarki, yaitu cita-cita untuk memenuhi kebutuhan negara sendiri tanpa menggantungkan diri pada negara lain. Hal ini mungkin bisa dilakukan jika wilayah negara itu cukup luas untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Berdasarkan pemikiran inilah lahirlah konsep Pan-region suatu wilayah yang didasarkan pada prinsip-prinsip yang terkandung dalam teori Lebensraum dan Autarki . Dalam menyusun konsepsinya, Haushofer memandang dunia cukup dibagi menjadi 4 pan-region, yaitu sebagai berikut. a Pan-Amerika, yaitu ―suatu perserikatan wilayah‖ yang paling alami karena terpisah dengan negara lain oleh samudera dan Amerika Serikat ―dianggap‖ sebagai pemimpinnya. b Pan-Ero Afrika, yaitu wilayah yang akan ―dikuasai‖oleh Jerman. Wilayahnya bukan hanya negara-negara kecil di Eropa, melainkan negara- negara besar seperti Prancis dan Italia berada dalam jangkauan kekuasaanya. Rusia disarankan untuk membuat pan-region sendiri, sedang Inggris dibiarkan ―mengambang‖. c Pan-Rusia, yaitu suatu wilayah yang meliputi Uni Soviet dan India yang dikuasai oleh Rusia. d Pan-Asia, yaitu bagian timur Benua Asia, Australia, dan kepulauan di antaranya ―dipimpin‖ oleh Jepang. Pan region ini oleh Jepang dinamakan ―Lingkungan Kemakmuran bersama Asia Timur Raya‖. 184 Tujuan Karl Houshofer mengemukakan teori geopolitik ini ialah untuk menyiapkan upaya justifikasi atau landasan pembenaran negara Jerman untuk mengembangkan politik eskspansionisme dan rasialisme. Mengenai teori geopolitik, bangsa Indonesia tidak sependapat dengan cara berpikir Karl Hosuhofer yang mengarah ke ekspasionisme dan rasialisme. Namun dalam hal ini bangsa Indonesia berdasarkan pada pertimbangan kondisi dan konstalasi geografi wilayah Indonesia sebagai satu kesatuan untuk mewujudkan cita-citanya dan tujuan nasionalnya. Landasan pemikiran tentang geopolitik bangsa Indonesia adalah falsafah Pancasila yang penerapannya tidak mengandung ekspansionisme dan kekerasan yang tercantum dalam tujuan nasional bangsa Indonesia dalam Pembukaan UUD 1945 alinea ke empat, yaitu dunia yang tertib, dunia yang damai, dan berkeadilan social . Selain teori geopolitik di atas masih ada beberapa teori yang lain seperti dikemukakan berikut ini. 1 Wawasan Benua Teori ini dikemukakan oleh Sir Halford Me Kender. Isi teorinya mengenai konsep kekuatan di darat atau Wawasan Benua ialah bahwa barang siapa menguasai ―daerah jantung‖ Eropa Timur dan Rusia atau daerah porospivot area , ia akan mengusai pulau dunia Eropa, Asia dan Afrika, yang pada akhirnya mengusai dunia. 2 Wawasan Bahari Teori ini dikemukakan oleh Sir Walther Releigh dan Mahan yang mengemukakan Wawasan Bahari atau konsep kekuatan di laut. Mereka mengemukakan bahwa barang siapa mengusai lautan akan menguasai perdagangan dan barang siapa menguasai perdagangan akan menguasai kekayaan dunia, sehingga dunia akan dikuasainya. 3 Wawasan Dirgantara Teori Wawasan Dirgantara atau konsep kekuatan di udara dikemukakan oleh W. Michael, A. Saversky, G. Douchet dan Fuller. Mereka berpendapat bahwa kekuatan di udara merupakan daya tangkal yang paling ampuh tarhadap ancaman dan dapat melumpuhkan musuh di kandangnya sendiri, agar tidak mampu lagi bergerak untuk menyerang. 4 Wawasan Kombinasi Wawasan kombinasi dikemukakan oleh Spijkman yang menghasilkan teori daerah batas rimland. Teori ini banyak dipakai oleh negarawan ahli geopolitik dan strategi untuk menyusun kekuatan bagi negaranya. Sejauh mana pengaruh ―Wawasan-wawasan Kekuatan‖ terhadap bangsa Indonesia?. Dalam sejarah Indonesia, Indonesia pernah terpengaruh ―Wawasan- wawasan kekuatan‖ tersebut di atas. Sebelum tahun 1966, zaman orde lama angkatan perang RI terpengaruh oleh wawasan-wawasan tersebut sehingga lahirlah i Angkatan Darat yang menganut Wawasan Benua, yang dirumuskan dalam doktrin Tri Ubaya Sakati, ii Angkatan Laut yang menganut Wawasan Bahari, yang dirumuskan ke dalam doktrin Eka Gasana Jaya, iii Angkatan Udara yang menganut wawasan Swa Buana Paksa, dan iv POLRI yang menganut doktrin Tata Tentrem Kartaraharja . Adanya wawasan yang berbeda-beda itu membawa persaingan antarangkatan secara tidak sehat, sehingga dapat diadu domba oleh G 30 SPKI. Untuk mengatasinya diadakan suatu upaya menyusun doktrin yang menyangkut 185 ke empat matra POLRI termasuk ABRI. Upaya ini dilakukan pada tahun 1966 dalam seminar Hankam yang berhasil menyusun doktrin Catur Dharma Eka Kharma. Pada tahun 1966 pertama kali dikumandangkan istilah wawasan nusantara sebagai wawasan hankamnas. Kemudian wawasan nusantara ditingkatkan menjadi wawasan nasional Indonesia, sehingga wawasan hankamnas menjadi bagian dari wawasan nusantara. 3. Faktor Geostrategi
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Nama Wanda Chofifah AndrianaNIM 211420000537Prodi Perbankan Syariah Dosen pengampu Dr. Wahidullah, Universitas Islam Nahdlatul Ulama JeparaHubungan dan Perwujudan Wawasan Nusantara dan Geopolitik di IndonesiaPendahuluanPedoman bagi proses pembangunan nasional menuju keinginan yang ingin dicapai bangsa indonesia merupakan pemahaman mengenai wawasan Nusantara. Sedangkan Ilmu geopolitik adalah pengetahuan yang mempelajari tentang potensi yang dimiliki bangsa atas dasar identitas dan merupakan kekuatan serta kemampuan untuk ketahanan nasional. Geopolitik indonesia diartikan dengan istilah sebagai penerapan wawasan nusantara yang berorientasi pada tujuan semua rakyat dan wilayah Indonesia secara utuh dan menyeluruh agar terciptanya ketahanan nasional. Wawasan Nusantara dan geopolitik memiliki keterkaitan antara satu sama lain, di mana antara wawasan nusantara dan geopolitik memiliki hubungan. Keterkaitan wawasan nusantara dengan geopolitik yaitu geopolitik merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi pemikiran dan perilaku bangsa Indonesia terhadap bangsa Indonesia yang majemuk yang menjadikannya sebagai satu kesatuan dari aspek geografis wilayahan. Paham geopolitik bangsa Indonesia tersusun dalam konsepsi wawasan nusantara. Bagi bangsa Indonesia, geopolitik merupakan pandangan baru dalam mem-pertimbangkan faktor-faktor geografis wilayah negara untuk mencapai tujuan nasionalnya. Geopolitik dalam negara indonesia adalah kebijakan dalam rangka mencapai tujuan nasional dengan memanfaatkan keuntungan letak geografis negara berdasarkan pengetahuan ilmiah tentang kondisi geografis tersebutPembahasanPengertian Wawancara Nusantara Sebagai Pandangan Geopolitik Bangsa Indonesia Wawasan nusantara secara etimologi berasal dari bahasa Jawa yaitu "wawas" yang artinya pandangan, tinjauan, pengetahuan, dan kata “Nusa” yang memiliki arti pulau atau kepulauan dan “antara” yang berarti menunjukkan letak antara dua unsur. sehingga diartikan sebagai kesatuan kepulauan yang terletak antara dua benua dan dua samudra. Pada hakikat wawasan nusantara memandang bahwa bangsa Indonesia dengan nusantara merupakan satu kesatuan yang utuh. Jadi, hakikat wawasan nusantara adalah keutuhan dan kesatuan wilayah nasional. Dengan kata lain, adalah persatuan bangsa dan kesatuan wilayah, dalam GBHN disebutkan bahwa hakikat wawasan nusantara terbentuk dengan menyatakan bahwa kepualauan nusantara sebagai satu kesatuan politik, ekonomi, sosial budaya, dan pertahanan keamanan. Wawasan nusantara dapat diartikan sebagai cara pemikiran terhadap bangsa dengan tujuan yang diwujudkan dengan mengutamakan kepentingan nasional dibandingkan kepentingan pribadi maupun kelompok atau golongan lainnya. Wawasan nasional merupakan visi bangsa yang bersangkutan dalam menuju masa depan. Visi tersebut sesuai dengan konsep wawasan nusantara yaitu menjadi bangsa yang satu dengan wilayah yang satu dan utuh. Wawasan Nusantara memiliki ajaran yang mendasar yang di mana ajaran tersebut perlu kita ketahui. Geopolitik berasal dari kata "ego" atau bumi dan politik yang berarti kekuatan. Geopolitik didasarkan pada pertimbangan-pertimbangan dasar dalam menentukan alternatif kebijaksanaan nasional untuk mewujudkan tujuan nasional. Ilmu geopolitik adalah pengetahuan yang mempelajari tentang potensi yang dimiliki oleh suatu bangsa atas dasar jati dirinya dan merupakan kekuatan serta kemampuan untuk ketahanan nasional. Dalam hakikat geopolitik adalah mengajarkan seluruh bangsa indonesia agar dapat selalu menciptakan persatuan bangsa dan keutuhan wilayah negara kesatuan reprublik indonesia. Selain itu juga berdasarkan semangat bhinneka tunggal ika dalam sebuah kesetaraan, keadilan, dan kebersamaan, serta kepentingan nasional. Bangsa Indonesia merumuskan suatu landasan visional dalam membina dan menyelenggarakan kehidupan nasional, hal tersebut dapat menumbuhkan kesadaran untuk menjamin persatuan dan kesatuan dalam kebhinekaan yang menjadi cara pandang bangsa Indonesia tentang dirinya dan lingkungannya. Landasan visional ini dikenal dengan istilah wawasan kebangsaan atau wawasan nasional dan diberi nama wawasan nusantara. Wawasan nusantara adalah geopolitik Indonesia, yang diberi pengertian sebagai pemikiran dan perilaku bangsa Indonesia mengenai diri dan lingkungannya yang beragam dengan mengutamakan persatuan dan kesatuan wilayah dan tetap menghargai serta menghormati kebhinekaan dalam setiap aspek kehidupan nasional untuk mencapai tujuan nasional. Hubungan Wawasan Nusantara Dan Geopolitik Di Indonesia Wawasan nusantara dan geopolitik merupakan satu keterkaitan, di mana antara wawasan nusantara dan geopolitik memiliki keterkaitan atau hubungan. Geopolitik merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi cara berpikir dan perilaku bangsa Indonesia terhadap keseluruhan bangsa Indonesia yang majemuk dan menjadikannya sebagai satu kesatuan dari aspek geografis/kewilayahan, hal tersebut merupakan hubungan dari geopolitik dengan wawasan Nusantara. Sebagai wawasan nasional dari bangsa Indonesia, maka geografis Indonesia yang terdiri dari daratan, laut, dan udara yang dipandang sebagi ruang lingkup lebensraum yang satu atau utuh. Wawasan nusantara sebagai wawasan nasionalnya bangsa Indonesia diciptakan atas pandangan geopolitik bangsa. Pandangan bangsa Indonesia didasarkan pada tatanan lingkungan tempat tinggalnya yang menghasilkan konsepsi wawasan nusantara. sehingga, dapat dipahami bahwa wawasan Nusantara merupakan penerapan dari teori geopolitik bangsa Indonesia. Hubungannya wawasan Nusantara dengan kepentingan nasional dalam menyelenggarakan kehidupan nasional supaya mengarah kepada tujuan nasional perlu adanya suatu prinsip dan pedoman yang kuat berupa konsep wawasan nusantara. Sehingga, mewujudkan aspirasi bangsa serta kepentingan dan tujuan nasional. Salah satu hubungan dengan kepentingan nasional Indonesia adalah bagaimana menjadikan bangsa dan wilayah ini senantiasa menjadi satu dan utuh. Kepentingan nasional itu merupakan turunan lanjut dari cita-cita nasional, tujuan nasional maupun visi nasional. Dalam pembukaan UUD 1945 alinea II yang menyebutkan tujuan nasional, menjelaskan tujuan tersebut yaitu untuk mewujudkan negara Indonesia, yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur. Suatu landasan dan pedoman yang kuat berupa konsepsi wawasan nasional untuk mewujudkan aspirasi bangsa serta kepentingan dan tujuan nasional dalam pelaksanaan kehidupan nasional agar tetap mengarah pada pencapaian tujuan nasional. Ada dua hal tujuan wawasan Nusantara,yaitu sebagai berikutTujuan ke dalam, yaitu mewujudkan persatuan kesatuan segenap aspek kehidupan nasional, yaitu politik,ekonomi, sosial budaya, dan pertahanan ke luar, yaitu terjaminya kepentingan nasional dalam dunia yang serba berubah, dan ikut serta dalam melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial serta mengembangkan suatu kerja sama dan saling dalam hubungan wawasan nusantara juga terdapat latar belakang sebagai bangsa Indonesia memandang diri dengan lingkungan sekitar sebagai salah satu kesatuan yang utuh, faktor yang mempengaruhi tumbuhnya wawasan nusantara yaituAspek historis adalah aspek berkaitan dengan kehidupan seseorang bisa dilihat dari riwayat hidup geografis dan sosial budaya merupakan bangsa negara dengan wilayah yang memiliki posisi unik serta bangsa yang hetoregen. Menjadikan bangsa yang satu dan utuh merupakan hasil dari keunikan dan geopolitik dan kepentingan nasional sebagai negara yang berkepulauan dan memiliki kepentingan dalam mempertahankan keutuhan Wawasan Nusantara Sebagai Konsep Geopolitik Di Indonesia Berdasarkan wawasan nusantara sebagai konsep geopolitik, bangsa Indonesia beranggapan bahwa laut yang dimilikinya merupakan sarana penghubung pulau, bukan pemisah. Pulau-pulau yang tersebar secara terpisah di Indonesia tetap merupakan satu kesatuan unit. Sehingga, walaupun terpisah pisah, bangsa Indonesia tetap menganggap negaranya sebagai satu kesatuan utuh yang terdiri dari "tanah" dan "air", sehingga lazim disebut sebagai "tanah air". Dalam perwujudan tanah air sebagai satu kesatuan merupakan dianggap sudah sesuai dengan aspirasi dari falsafah air Indonesia sebagai satu kesatuan yang meliputi seluruh wilayah dan segenap kekuatan negara yang mencakup politik, ekonomi, sosial-budaya, dan pertahanan keamanan merupakan arti dari wawasan Nusantara dalam pandangan geopolitik bangsa Indonesia. Mengingat bentuk dan letak geografis Indonesia yang merupakan suatu wilayah lautan dengan pulau-pulau di dalamnya, dan mempunyai letak equatorial serta segala sifat dan corak khasnya. Maka kepentingan pertahanan keamanan negara harus ditegakkan dalam perwujudan nyata dari wawasan Nusantara. Dalam memenuhi tuntutan perkembangan dunia, maka seluruh potensi pertahanan keamanan negara haruslah seawal mungkin diatur menjadi suatu kekuatan yang utuh dan menyeluruh. Kesatuan pertahanan keamanan negara mengandung arti bahwa ancaman terhadap sebagian wilayah mana pun pada hakekatnya merupakan ancaman terhadap seluruh bangsa dan bangsa Indonesia, geopolitik merupakan pertimbangkan faktor geografis wilayah negara untuk mencapai tujuan nasionalnya dengan pandangan baru. Geopolitik bagi indonesia adalah kebijakan dalam rangka mencapai tujuan nasional dengan memanfaatkan keuntungan letak geografis Negara berdasarkan pengetahuan ilmiah tentang kondisi geografis tersebut. Secara geografis, Indonesia memiliki ciri khas, yakni diapit dua samudera dan dua benua serta terletak di bawah orbit Geostationary Satellite Orbit GSO. Dan Indonesia bisa disebut sebagai negara maritim. Hal tersebut tertuang secara yuridis formal dalam Pasal 25A UUD 1945 Amandemen IV. Atas dasar itulah Indonesia mengembangkan paham geopolitik nasionalnya, yaitu wawasan nusantara. Secara historis, wilayah Indonesia sebelumnya adalah wilayah bekas jajahan belanda yang dulunya disebut hindia belanda. Berdasarkan geografis wilayah dan sejarah inilah, wilayah Indonesia beserta apa yang ada di dalamnya dipandang sebagai satu kesatuan. Pandangan atau Wawasan nasional Indonesia ini dinamakan Wawasan perwujudan wawasan Nusantara sebagai konsep geopolitik antara lain sebagai kebutuhan wilayah nasional dengan segala isi dan kekayaannya merupakan satu kesatuan wilayah, sebagai suatu tempat kehidupan dan kesatuan seluruh bangsa indonesia, serta menjadi modal dan milik bersama bangsa Indonesia yang terdiri dari berbagai suku dan berbicara dalam berbagai bahasa daerah, memeluk dan meyakini berbagai agama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa harus merupakan satu kesatuan bangsa yang bulat dalam arti yang secara psikologis, bangsa Indonesia harus merasa satu, senasib sepenanggungan, sebangsa dan setanah air, serta mempunyai satu tekad di dalam mencapai cita-cita Pancasila adalah satu-satunya falsafah serta ideologi bangsa. dan negara, yang melandasi, membimbing dan mengarahkan bangsa menuju seluruh kepulauan nusantara merupakan kesatuan hukum dalam arti bahwa hanya ada satu hukum yang mengabdi kepada kepentingan arus globalisasi dan juga pada krisis pademi yang terjadi di indonesia, wawasan nusantara sebagai konsep politik di indonesia juga terwujud dimana batas, kedaulatan, dan kekuatan dari sebuah negara secara nyata berhadapan dengan kepentingan politik dunia. Dengan demikian begitu pentingnya konsep geopolitik sebagai wawsan nusantara agar ikut andil dalam penguatan ketahanan nasional diera pandami saat ini. Pendidikan tinggi menjadi media strategis untuk mentransformasikan geopolitik terhadap kemampuan warga negara sebagaimana mahasiswa yang berperan dalam agen perubahan bagi negara PUSTAKABuku 1 2 Lihat Sosbud Selengkapnya
Jakarta - Indonesia merupakan negara kepulauan dengan berbagai etnis masyarakat di dalamnya. Dalam penyelenggaraan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara di tengah masyarakat yang heterogen tersebut, diperlukan adanya wawasan Garis-garis Besar Haluan Negara GBHN 1998, wawasan nusantara adalah cara pandang dan sikap bangsa Indonesia mengenai diri dan lingkungannya dengan mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa serta kesatuan wilayah dalam menyelenggarakan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan buku Wawasan Nusantara yang ditulis oleh Sri Widayarti dijelaskan bahwa hakikat wawasan nusantara adalah penjabaran dari Pancasila sebagai falsafah, pandangan hidup, ideologi bangsa Indonesia berdasarkan pengalaman sejarah, kondisi geografi, dan kehidupan sosial budaya bangsa lebih lanjut, wawasan nusantara pada hakikatnya selaras dengan Pancasila dan UUD 1945 dan tidak hanya berkaitan dengan kepentingan nasional saja. Wawasan nusantara ini juga memiliki tanggung jawab dalam memperhatikan lingkungan dan pembinaan ketertiban dan perdamaian pandangan lain, hakikat wawasan nusantara dapat diartikan sebagai keutuhan nusantara, yang merupakan cara pandang secara komprehensif terhadap lingkup nusantara dalam mewujudkan kepentingan nasional. Hal ini dilakukan oleh setiap warga negara termasuk aparat Wawasan NusantaraWawasan nusantara mengusung enam asas atau ketentuan dasar yang harus dipatuhi dan dipelihara. Keenam asas tersebut antara lain sebagai berikut1. Kepentingan bersama2. Keadilan3. Kejujuran4. Solidaritas5. Koordinasi/ kerjasama6. Kesetiaan terhadap ikrar bersamaTujuan Wawasan NusantaraTujuan wawasan nusantara adalah untuk mencapai pembangunan nasional yang mencakup perwujudan wilayah nusantara sebagai satu kesatuan politik, ekonomi, dan sosial budaya. Hal ini tercantum dalam TAP MPR Nomor V/MPR/1973, TAP MPR Nomor IV/MPR/1978, TAP MPR Nomor II/MPR/1983, dan TAP MPR Nomor II/MPR/1993 tentang dari buku Pendidikan Kewarganegaraan oleh Fidya Arie Pratama, wawasan nusantara bertujuan untuk mewujudkan nasionalisme yang tinggi di berbagai aspek kehidupan masyarakat Indonesia. Hal tersebut dilakukan dengan mengutamakan kepentingan nasional daripada kepentingan individu, kelompok, golongan, suku bangsa, atau daerah. Simak Video "Jokowi Ungkap RI Sukses Lewati Krisis Dunia Karena Fondasi Pancasila" [GambasVideo 20detik] kri/nwy
Materi Konsepsi Wawasan Nusantara sebagai Geopolitik Indonesia Mapel PKn kelas 10 SMA/MA - Hai adik adik yang baik apa kabar? semoga dalam keadaan baik saja. Salam sejahtera Anak anakku sekalian, Selamat yah Kalian telah menyelesaikan pembelajaran pada Modul 2. Kini Kalian dapat mempelajari Modul 3 yang merupakan Modul terakhir di semester genap Tahun Pelajaran ini. Jangan lupa untuk selalu berdo’a kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, semoga Kita selalu diberikan Kesehatan dan keberkahan oleh-Nya. Untuk kegiatan Pembelajaran 1 pada Modul 3, Kalian akan mempelajari materi tentang “Konsepsi Wawasan Nusantara sebagai Geopolitik Indonesia” A. Tujuan Pembelajaran Setelah kegiatan pembelajaran 1 ini diharapkan Kalian dapat memahami konsepsi wawasan nusantara sebagai Stu kesatuan Geopilitik Indonesia, ditinjau dari asas, keudukan, fungsi dan tujuan wawasan nusantara dalam konteks Negara Kesatuan Republik Indonesia B. Uraian Materi Secara etimologis, Wawasan Nusantara berasal dari kata Wawasan dan Nusantara. Wawasan berasal dari kata Wawas bahasa jawa yang berarti pandangan, tinjauan dan penglihatan indrawi. Jadi wawasan adalah pandangan, tinjauan, penglihatan, tanggap indrawi. Wawasan berarti pula cara pandang dan cara melihat. Nusantara berasal dari kata nusa dan antara. Nusa artinya pulau atau kesatuan kepulauan. Antara artinya menunjukkan letak antara dua unsur. Wawasan Nusantara - Nusantara adalah kesatuan kepulauan yang terletak antara dua benua, ian yaitu benua Asia dan Australia, dan dua samudra, yaitu samudra Hindia dan Pasifik. Berdasarkan pengertian modern, kata “nusantara” digunakan sebagai pengganti nama Indonesia. Wawasan Nusantara pada dasarnya adalah cara pandang dan sikap bangsa Indonesia mengenai diri dan lingkungannya yang serba beragam dan bernilai strategis dengan mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa serta kesatuan wilayah dalam menyelenggarakan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara untuk mencapai tujuan nasional. Materi Konsepsi Wawasan Nusantara sebagai Geopolitik IndonesiaMateri Aspek Trigatra dan Pancagatra Wawasan NusantaraMateri Peran Warga Negara Dalam Mendukung Implementasi Wawasan NusantaraSoal Wawasan Nusantara dalam Konteks Negara Kesatuan Republik IndonesiaWawasan Nusantara sebagai geopolitik Indonesia, adalah cara pandang dan sikap bangsa Indonnesia mengenai diri dan lingkungannya yang serba beragam dan bernilai strategis dengan mengutamakan persatuan dan kesatuan wilayah dan tetap menghargai serta menghormati kebhinekaan dalam setiap aspek kehidupan nasional untuk mencapai tujuan nasional. Berikut beberapa pengertian wawasan nusantara, diantaranya adalah 1. Menurut Wan Usman, “Wawasan Nusantara adalah cara pandang bangsa Indonesia mengenai diri dan tanah airnya sebagai Negara kepulauan dengan semua aspek kehidupan yang beragam.” 2. Menurut GBHN 1998, Wawasan Nusantara adalah cara pandang dan sikap bangsa Indonesia mengenai diri dan lingkungannya, dengan dalam penyelenggaraan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. 3. Menurut kelompok kerja Wawasan Nusantara untuk diusulkan menjadi tap. MPR, yang dibuat Lemhannas tahun 1999, yaitu “cara pandang dan sikap bangsa Indonesia mengenai diri dan lingkungannya yang serba beragam dan bernilai strategis dengan mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa serta kesatuan wilayah dalam penyelenggaraan kehipan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara untuk mencapai tujuan nasional.” Berdasarkan beberapa pengertian diatas, secara sederhana wawasan nusantara berarti cara pandang bangsa Indonesia terhadap diri dan lingkungannya. Wawasan Nusantara sebagai Wawasan Nasional Indonesia pada hakikatnya merupakan perwujudan dari kepulauan Nusantara sebagai satu kesatuan HANKAM. Sebagai Wawasan nasional Indonesia, Sumber Wawasan Nusantara merupakan pencerminan dari Kepentingan yang sama, tujuan yang sama terpeliharanya persatuan dan kesatuan bangsa dan kesatuamn wilayah Indonesia. Dengan kata lain sebagai wawasan nasionalnya Wawasan Nusantara menjadi pola yang mendasari cara berfikir, bersikap dan bertindak dalam rangka menangani permasalahan yang menyangkut kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Hakikat dan Asas Wawasan NusantaraPada hakikatnya Wawasan Nusantara adalah keutuhan nusantara dalam pengertian cara pandang yang selalu utuh menyeluruh dalam lingkup nusantara demi kepentingan nasional. Hal tersebut berarti bahwa setiap warga masyarakat dan aparatur negara harus berpikir, bersikap, dan bertindak secara utuh menyeluruh demi kepentingan bangsa dan negara Indonesia. Demikian juga produk yang dihasilkan oleh lembaga negara harus dalam lingkup dan demi kepentingan bangsa dan negara Indonesia tanpa menghilangkan kepentingan lainnya, seperti kepentingan daerah, golongan, dan perorangan. Bangsa Indonesia dengan Wawasan Nusantaranya merupakan satu kesatuan. Jadi, hakikat Wawasan Nusantara adalah keutuhan dan kesatuan wilayah nasional. Dengan kata lain, hakikat Wawasan Nusantara adalah “persatuan bangsa dan kesatuan wilayah. Dalam GBHN disebutkan bahwa hakikat Wawasan Nusantara diwujudkan dengan menyatakan kepulauan nusantara sebagai satu kesatuan politik, ekonomi, sosial budaya, dan pertahanan keamanan. Asas Wawasan Nusantara merupakan ketentuan atau kaidah dasar yang harus dipatuhi, ditaati, dipelihara, dan diciptakan demi tetap taat dan setianya komponen pembentuk bangsa Indonesia terhadap kesepakatan bersama. Jika asas Wawasan Nusantara diabaikan, komponen pembentuk kesepakatan bersama akan melanggar kesepakatan bersama tersebut yang berarti tercerai berainya bangsa dan negara Indonesia. Adapun, asas wawasan nusantara tersebut adalah sebagai berikut. Kepentingan yang sama. Ketika menegakkan dan merebut kemerdekaan, kepentingan bersama bangsa Indonesia adalah menghadapi penjajah secara fisik dari bangsa lain. Sekarang, bangsa Indonesia harus menghadapi penjajahan yang berbeda. Misalnya, dengan cara “adu domba” dan “memecah belah” bangsa dengan menggunakan dalih HAM, demokrasi, dan lingkungan hidup. Padahal, tujuan kepentingannya sama yaitu tercapainya kesejahteraan dan rasa aman yang lebih baik daripada sebelumnya. Keadilan. Kesesuaian pembagian hasil dengan adil, jerih payah, dan kegiatan baik perorangan, golongan, kelompok maupun daerah. Kejujuran. Keberanian berpikir, berkata, dan bertindak sesuai realita serta ketentuan yang benar biar pun realita atau ketentuan itu pahit dan kurang enak didengarnya. Demi kebenaran dan kemajuan bangsa dan negara, hal itu harus dilakukan. Solidaritas. Diperlukan kerja sama, mau memberi, dan berkorban bagi orang lain tanpa meninggalkan ciri dan karakter budaya masing-masing. Kerja sama. Adanya koordinasi, saling pengertian yang didasarkan atas kesetaraan sehingga kerja kelompok, baik kelompok kecil maupun besar dapat mencapai sinergi yang lebih baik. Kesetiaan terhadap kesepakatan bersama untuk menjadi bangsa dan mendirikan Negara Indonesia yang dimulai, dicetuskan, dan dirintis oleh Boedi Oetomo Tahun 1908, Sumpah Pemuda Tahun 1928, dan Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945. Kesetiaan terhadap kesepakatan ini sangat penting dan menjadi tonggak utama terciptanya persatuan dan kesatuan dalam kebhinekaan. Jika kesetiaan ini goyah, dapat dipastikan persatuan dan kesatuan akan hancur berantakan. Kedudukan, Fungsi, Tujuan Wawasan NusantaraWawasan Nusantara berkedudukan sebagai visi bangsa. Wawasan nasional merupakan visi bangsa yang bersangkutan dalam menuju masa depan. Visi bangsa Indonesia sesuai dengan konsep Wawasan Nusantara adalah menjadi bangsa yang satu dengan wilayah yang satu dan utuh pula. Kedudukan Wawasan Nusantara sebagai salah satu konsepsi ketatanegaran Republik Indonesia. Materi Konsepsi Wawasan Nusantara sebagai Geopolitik IndonesiaMateri Aspek Trigatra dan Pancagatra Wawasan NusantaraMateri Peran Warga Negara Dalam Mendukung Implementasi Wawasan NusantaraSoal Wawasan Nusantara dalam Konteks Negara Kesatuan Republik Indonesia1. Kedudukan Wawasan Nusantara sebagai wawasan nasional bangsa Indonesia merupakan ajaran yang diyakini kebenarannya oleh seluruh rakyat Indonesia agar tidak terjadi penyesatan atau penyimpangan dalam upaya mewujudkan cita-cita dan tujuan nasional. Dengan demikian, Wawasan Nusantara menjadi landasan visional dalam menyelenggarakan kehidupan nasional. 2. Fungsi Wawasan Nusantara berfungsi sebagai pedoman, motivasi, dorongan, serta ramburambu dalam menentukan segala kebijaksanaan, keputusan, tindakan, dan perbuatan bagi penyelenggaraan negara di tingkat pusat dan daerah maupun bagi seluruh rakyat Indonesia dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. 3. Tujuan Wawasan Nusantara bertujuan mewujudkan nasionalisme yang tinggi di segala aspek kehidupan rakyat Indonesia yang lebih mengutamakan kepentingan nasional daripada kepentingan individu, kelompok golongan, suku bangsa atau daerah. Kepentingankepentingan tersebut tetap dihormati, diakui, dan dipenuhi selama tidak bertentangan dengan kepentingan nasional atau kepentingan masyarakat. Nasionalisme yang tinggi disegala bidang demi tercapainya tujuan nasional tersebut merupakan pancaran dari makin meningkatnya rasa, paham, dan semangat kebangsaan dalam jiwa bangsa Indonesia sebagai hasil pemahaman dan penghayatan Wawasan Nusantara. C. Rangkuman Berdasarkan uraian materi diatas, dapat disimpulkan beberapa hal sebagai berikut Wawasan Nusantara sebagai geopolitik Indonesia, adalah cara pandang dan sikap bangsa Indonnesia mengenai diri dan lingkungannya yang serba beragam dan bernilai strategis dengan mengutamakan persatuan dan kesatuan wilayah dan tetap menghargai serta menghormati kebhinekaan dalam setiap aspek kehidupan nasional untuk mencapai tujuan nasional. Asas Wawasan Nusantara merupakan ketentuan atau kaidah dasar yang harus dipatuhi, ditaati, dipelihara, dan diciptakan demi tetap taat dan setianya komponen pembentuk bangsa Indonesia terhadap kesepakatan bersama Wawasan Nusantara sebagai wawasan nasional bangsa Indonesia merupakan ajaran yang diyakini kebenarannya oleh seluruh rakyat Indonesia agar tidak terjadi penyesatan atau penyimpangan dalam upaya mewujudkan cita-cita dan tujuan nasional. Wawasan Nusantara menjadi landasan visional dalam menyelenggarakan kehidupan nasional. D. Latihan Soal Untuk mengukur sejauh mana tingkat penguasaan materi dalam Modul ini, Silahkan Kalian menjawab Latihan soal berikut ini! Pilihlah salah satu jawaban yang merupakan Jawaban yang paling Benar 1. Secara etimologis kata geopolitik terbentuk dari dua kata yaitu geo yang berarti planet bumi dan politik yang berarti Segala sesuatu yang berhubungan dengan ..... A. kekuasaan partai politik dalam menyelenggrakan pemerintahan B. partai politik, kelompok kepentingan dan kekuasaan pemerintah C. sejarah, ilmu sosial dan politik yang berkaitan dengan negara lain D. wilayah negara dan batas-batas wilayah negara dengan negara lain E. ketatanegaraan mengenai pemerintahan negara atau terhadap negara lain. 2. Pada hakikat konsepsi wawasan nusantara bagi bangsa Indonesia adalah...... A. Kesatuan dan keutuhan TNI dan POLRI sebagai pelindung masyarakat B. Kesatuan rakyat dan pemerintah dalam mencapai tujuan bangsa dan negara C. Kesatuan aspek politik dan sosial budaya yang mencerminkan keragaman bangsa D. Keutuhan nusantara yang meliputi wilayah darat, laut dan udara dalam negara RI E. Keutuhan nusantara yang menyeluruh dalam lingkup nusantara demi kepentingan nasional 3. “Kemudian daripada itu untuk membentuk suatu pemerintah negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial,… Pernyataan yang menggambarkan tujuan ekstern wawasan Nusantara adalah…. A. mencerdaskan kehidupan bangsa dengan meningkarkan kualitas Pendidikan nasional B. melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dalam wilayah NKRI C. memajukan kesejahteraan umum, khususnya masyarakat yang kurang mampu dan masyarakat tradisonal D. ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial E. kemudian daripada itu untuk membentuk suatu pemerintah negara dalam mencapai tujuan pembangunan 4. Wawasan nusantara berfungsi sebagai pedoman, motivasi, dorongan dan ramburambu dalam rangka menentukan .... A. arah dan tujuan negara dalam berhubungan dengan negara lain B. kebijakan yang berkaitan dengan bidang politik dan sosial budaya C. kebijakan yang berhubungan dengan penentuan politik luar negeri D. yang berkaitan dengan hubungan anatara pemerintah pusat dan daerah E. segala kebijakan, keputusan, bagi penyelanggaran negara di pusat dan daerah Materi Konsepsi Wawasan Nusantara sebagai Geopolitik IndonesiaMateri Aspek Trigatra dan Pancagatra Wawasan NusantaraMateri Peran Warga Negara Dalam Mendukung Implementasi Wawasan NusantaraSoal Wawasan Nusantara dalam Konteks Negara Kesatuan Republik Indonesia5. Negara yang wilayahnya diapit oleh dua negara besar atau adikuasa sehingga terjadi pengaruh politik atas kebijakan kedua negara adikuasa itu disebut negara.... A. Daratan B. Posibilitis C. Determinis D. Kepulauan E. Probabilitas 6. Wawasan Nusantara merupakan cara pandang bangsa Indonesia tentang bangsa, negara dan wilayah yang meliputi darat, laut dan udara sebagai satu kesatuan di berbagai kehidupan untuk mencapai tujuan nasional. Berdasarkan ilustrasi tersebut dapat disimpulkan bahwa pentingnya wawasan nusantara adalah dalam rangka .... A. untuk memotivasi para penyelenggara negara dalam pelaksanaan pemerintahan B. motivasi dan menjadi pedoman bagi pemerintah dalam membuat kebijakan negara C. mewujudkan rasa nasionalisme/patriotisme agar pembagunan dapat berjalan lancar D. mewujudkan persepsi yang sama bagi seluruh warga negara demi keutuhan bangsa dan negara E. mengamankan kepentingan nasional dalam hubungan dan kerjasama antar bangsa bangsa di dunia 7. Pada hakikatnya wawasan nusantara adalah cara pandang bangsa Indonesia terhadap diri dan lingkungannya berdasarkan Pancasila dan UUD NRI Tahun 1945. Dengan demikian Fungsi wawasan nusantara adalah… A. Mewujudkan bangsa Indonesia yang maju dan sejahtera berdasarkan Pancasila dan UUD Negara RI tahun 1945. B. Pedoman dalam mewujudkan tujuan nasional sebagaimana terdapat dalam pembukaan UUD Negara RI tahun 1945 C. Pedoman untuk mengadakan hubungan antar bangsa berlandaskan persamaan kedudukan senagai bangsa yang merdeka dan berdaulat. D. Mewujudkaan nasionalisme yang tinggi di segala aspek kehidupan rakyat Indonesia yang lebih mengutamakan kepentingan nasonal daripada kepentingan individu, kelompok, golongan, suku bangsa dan daerah. E. Pedoman, motivasi, dorongan serta rambu-rambu dalam menentukan segala kebijakan, keputusan, tindakan dan perbatan bagi enyelenggara Negara di tingkat pusat dan daerah bagi seluruh rayat Indonesia dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara 8. Azas wawasan nusantara yang menyatakan bahwa adanya kesuaian pembagian hasil dengan adil jerih payah dan kegiatan baik perorangan, golongan, kelompok maupun daerah adalah… A. Keadilan B. Kejujuran C. Solidaritas D. Kerja sama E. Kesetiaan 9. Keutuhan nusantara dalam pengertian cara pandang yang selalu utuh menyeluruh dalam lingkup nusantara demi kepentingan nasional pada dasarnya adalah …. A. Asas wawasan nusantara B. Fungsi wawasan nusantara C. Hakikat wawasan nusantara D. Pengertian wawasan nusantara E. Pentingnya wawasan nusantara 10. Pada dasarnya bangsa Indonesia memandang diri dan lingkungannya yang serba seragam dan bernilai startegis dengan mengutamakan persatuan dan kesatuan, dengan tujuan …. A. mencapai tujuan nasional sebagaimana terdapat dalam pembukaan UUD Negara RI tahun 1945 alinea ke 4 B. mewujudkan bangsa Indonesia yang maju dan sejahtera berdasarkan Pancasila dan UUD Negara RI tahun 1945. C. menjalin hubungan antar bangsa berlandaskan persamaan kedudukan sebagai bangsa yang merdeka dan berdaulat D. mewujudkaan nasionalisme yang tinggi di segala aspek kehidupan rakyat Indonesia yang lebih mengutamakan kepentingan nasonal E. menentukan segala kebijakan, keputusan tindakan dan perbuatan bagi penyelenggara negara baik di tingkat pusat dan daerah KUNCI JAWABAN Untuk melihat berapa benar dan Nilai dari Latihan Soal yang telah Kalian kerjakan. Silahkan Kalian Cocokkan Jawaban Kalian dengan Kunci Jawaban berikut ! Kunci Jawaban 1. E 2. E 3. D 4. E 5. C 6. B 7. E 8. A 9. C 10. B Pembahasan 1. Secara etimologis kata geopolitik terbentuk dari dua kata yaitu geo yang berarti planet bumi dan politik yang berarti Segala sesuatu yang berhubungan dengan Keutuhan nusantara yang menyeluruh dalam lingkup nusantara demi kepentingan nasional 2. ada hakikat konsepsi wawasan nusantara bagi bangsa Indonesia adalah Keutuhan nusantara yang menyeluruh dalam lingkup nusantara demi kepentingan nasional 3. “Kemudian daripada itu untuk membentuk suatu pemerintah negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial,… Pernyataan yang menggambarkan tujuan ekstern wawasan Nusantara adalah ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial 4. Wawasan nusantara berfungsi sebagai pedoman, motivasi, dorongan dan ramburambu dalam rangka menentukan segala kebijakan, keputusan, bagi penyelanggaran negara di pusat dan daerah 5. Negara kepulauan adalah Negara yang wilayahnya diapit oleh dua negara besar atau adikuasa sehingga terjadi pengaruh politik atas kebijakan kedua negara adikuasa itu 6. Wawasan Nusantara merupakan cara pandang bangsa Indonesia tentang bangsa, negara dan wilayah yang meliputi darat, laut dan udara sebagai satu kesatuan di berbagai kehidupan untuk mencapai tujuan nasional. pentingnya wawasan nusantara adalah dalam rangka motivasi dan menjadi pedoman bagi pemerintah dalam membuat kebijakan negara 7. Pada hakikatnya wawasan nusantara adalah cara pandang bangsa Indonesia terhadap diri dan lingkungannya berdasarkan Pancasila dan UUD NRI Tahun 1945. Dengan demikian Fungsi wawasan nusantara adala Pedoman, motivasi, dorongan serta rambu-rambu dalam menentukan segala kebijakan, keputusan, tindakan dan perbatan bagi enyelenggara Negara di tingkat pusat dan daerah bagi seluruh rayat Indonesia dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara 8. Keadilan adalah Azas wawasan nusantara yang menyatakan bahwa adanya kesuaian pembagian hasil dengan adil jerih payah dan kegiatan baik perorangan, golongan, kelompok maupun daerah 9. Hakikat wawasan nusantara adalah, Keutuhan nusantara dalam pengertian cara pandang yang selalu utuh menyeluruh dalam lingkup nusantara demi kepentingan nasional 10. Pada dasarnya bangsa Indonesia memandang diri dan lingkungannya yang serba seragam dan bernilai startegis dengan mengutamakan persatuan dan kesatuan, dengan tujuan mewujudkan bangsa Indonesia yang maju dan sejahtera berdasarkan Pancasila dan UUD Negara RI tahun 1945 E. Penilaian Diri Setelah Kalian mempelajari materi Modul ini, Silahkan Kalian mengisi kolom pada tabel 1. Penilaian Diri tentang Sikap, keterampilan dan Pemahaman Kalian terhadap Materi Modul ini Catatan ➢ Berilah tanda check √ pada Kolom YA tau TIDAK ➢ Dalam mengisi tabel mohon dilakukan dengan tanggungjawab dan penuh kejujuran. ➢ Jika Jawaban Kalian cenderung menjawab “YA”, Kalian dapat melanjutkan pembelajaran ke Modul selanjutnya dan sebaliknya jia Jawaban dominan “TIDAK”, Kalian dapat melakukan Pembelajaran Ulang review pada materi pembelajaran 2 Tabel 1. Penilaian Diri tentang Sikap, Keterampilan dan Pemahaman Materi Pencarian yang paling banyak dicariwawasan nusantara sebagai geopolitik indonesia pdfcontoh wawasan nusantara sebagai geopolitik indonesiamakalah wawasan nusantara sebagai geopolitik indonesiacontoh kasus wawasan nusantara sebagai geopolitik indonesialatar belakang wawasan nusantarawawasan nusantara sebagai geopolitik indonesia pptpenerapan geopolitik indonesiacontoh penerapan geopolitik di indonesiapdf, 2018,2019,2020,2021,2022
– Negara Kesatuan Republik Indonesia memiliki ribuan pulau. Pulau-pulau terseut tersebar dan terpisah satu sama lain di perairan Indonesia. Hal inilah yang membuat persatuan dan kesatuan harus terus dijaga dan dilestarikan. Wawasan nusantara menjadi salah satu pandangan yang harus dimiliki oleh setiap rakyat Indonesia sebagai suatu kebanggaan terhadap bangsa sendiri. Dikutip dari buku Wawasan Nusantara 2020 oleh Sri Widayanti, wawasan nusantara adalah caa pandang bangsa Indonesia terhadap lingkungan sekitarnya. Dalam mewujudkan kepulauan Nusantara sebagai satu kesatuan politik, sosial budaya, ekonomi, pertahanan, dan keamanan. Sebagai sebuah konsep yang mengandung pemikiran penting, wawasan nusantara pastinya memiliki kedudukan dalam paradigma nasional. Baca juga Asas-Asas Wawasan NusantaraDisadur daru buku Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan 2016 karya Sarinah dan teman-teman, dijelaskan stratifikasi paradigma nasional, yaitu Pancasila sebagai falsafah, ideologi bangsa, dan dasar negara, berkedudukan sebagai landasan idiil. Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 sebagai landasan konstitusi negara, berkedudukan sebagai landasan konstitusional. Wawasan nusantara sebagai visi nasional, berkedudukan sebagai landasan visional. Ketahanan nasional sebagai konsepsi nasional, berkedudukan sebagai landasan konsepsi nasional. GBHN sebagai politik dan strategi nasional atau sebagai kebijaksanaan dasar nasional, berkedudukan sebagai landasan operasional. Dari stratifikasi tersebut diketahui bahwa wawasan nusantara dalam paradigma nasional berkedudukan sebagai landasan visional. Artinya, wawasan nusantara menjadi ajaran yang diyakini kebenarannya oleh seluruh rakyat Indonesia, agar tidak terjadi penyesatan dan penyimpangan dalam upaya mewujudkan cita-cita dan tujuan nasional. Fungsi wawasan nusantara antara lain sebagai pedoman, motivasi, dorongan, serta rambu-rambu dalam menentukan segala kebijaksanaan, keputusan, tindakan, dan perbuatan bagi penyelenggara negara di tingkat pusat dan daerah maupun bagi seluruh rakyat Indonesia dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Baca juga Aspek Pancagatra dalam Wawasan Nusantara Tujuan wawasan nusantara Dilansir dari buku Kewarganegaraan & Masyarakat Madani 2019 karya Heri Herdiawanto dan kawan-kawan, tujuan wawasan nusantara yaotu mewujudkan nasionalisme yang tinggi di segala aspek kehidupan rakuat Indonesia, serta mengutamakan kepentingan nasional. Tujuan wawasan nusantara lainnya, yakni Mewujudkan kesatuan dan persatuan seluruh aspek kehidupan untuk menjamin kelangsungan penyelenggaraan bangsa dan negara untuk mencapai masyarakat adil dan makmur. Mewujudkan hubungan dengan dunia internasional berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial guna mendukung kepentingan nasional. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mari bergabung di Grup Telegram " News Update", caranya klik link kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
kepulauan nusantara di dalam gbhn dipandang sebagai satu kesatuan